Wisata Edukasi di Museum Fatahillah Jakarta

Jika anda ingin mengenal Jakarta tempo doeloe, datanglah ke Museum Fatahillah. Mungkin anda tak akan menduga jika kota metropolitan yang begitu modern dan padat saat ini, memiliki perkembangan yang luar biasa.

Tahapan perkembangan kota ini dari sejak jaman dulu dapat anda temukan di tempat ini dengan begitu detail. Bahkan bagaimana gambaran Jakarta pada zaman pra sejarah juga bisa anda lihat di musem yang terletak di Jalan Taman Fatahillah Jakarta ini.

Mengenal Sejarah Jakarta di Museum Fatahillah

Nama Museum Fatahillah memang lebih populer dibandingkan nama aslinya Museum Sejarah Jakarta. Di tempat ini terdapat banyak koleksi yang memperlihatkan bagaimana peradaban Jakarta pada ribuan tahun yang lalu.

Museum Fatahillah Jakarta

Diantaranya anda dapat melihat senjata purba yang pernah ditemukan di sekitar Jagakarsa, Jakarta Selatan yaitu berupa benda tajam yang digunakan untuk berburu pada masa purba. Juga ada koleksi kalung dan gelang yang pada zaman perunggu digunakan sebagai mahar kawin.

Sedangkan pada era kerajaan pertama juga terdapat bukti berupa batu dengan bekas telapak kaki raja Purnawarman, raja ketiga dari Tarumanegara, kerajaan pertama di tanah Jawa. Pada zaman Portugis juga terdapat bukti berupa meriam perunggu seberat 3,5 ton yang populer sebagai si Jagur. Begitu juga dengan pedang pemancung, keramik, serta meja dan kursi peninggalan abad ke-17 dan 18 M. Lihat juga Wisata ke Pulau Tidung.

Selain itu Jakarta juga dikenal sebagai kota yang mempertemukan berbagai kebudayaan penting dunia, yaitu Arab, Jawa, Melayu, dan Cina. Buktinya adalah bentuk-bentuk wayang kulit koleksi Museum Fatahillah serta berbagai macam boneka yang berasal dari pengaruh beberapa kebudayaan, seperti Afrika, Arab, dan Cina.

Selain koleksinya yang sangat bersejarah, gedung Museum Fatahillah juga sangat unik dengan nilai sejarah tinggi. Gedung ini dibangun sekitar tahun 1710 dimana pemerintah Hindia Belanda di Jakarta saat itu diperintah Gubernur Jenderal Abraham van Riebeeck. Awalnya bangunan kuno ini digunakan sebagai kantor Balai Kota Batavia yang kemudian dijadikan Kantor Residensi Batavia pada tahun 1816 hingga 1905.

Baca : Pemandian Air Panas Kintamani Bali

Untuk berkunjung ke tempat wisata sejarah ini juga relatif mudah. Banak moda transportasi yang dapat digunakan untuk menuju ke tempat ini. Diantaranya, anda dapat menggunakan kendaraan umum Trans Jakarta koridor 1 dengan rute Blok M – Kota yang akan melalui tempat ini. Anda juga bisa memanfaatkan Patas AC 79 jurusan Kampung Rambutan-Kota, Mikrolet M12 jurusan Pasar Senen – Kota ataupun M08 jurusan Tanah Abang-Kota. Apalagi harga tiket masuk Museum Fatahillah juga murah, hanya Rp 5 ribu.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *